Di dunia esports, nama Xepher (atau kita panggil Coach Xepher sekarang?) bukan sosok asing. Ia bukan tipe figur yang tiba-tiba muncul dan langsung duduk di kursi pelatih. Perjalanannya panjang, berliku, dan penuh cerita, mulai dari panggung internasional Dota 2 hingga kini debut di belakang layar Alter Ego pada ajang M7 World Championship.
Menariknya, kisah ini bukan tentang taktik rumit atau draft hero yang bikin kening berkerut. Ini lebih ke cerita soal mental, cara berpikir, dan bagaimana pengalaman hidup di esports internasional bisa diturunkan ke generasi pemain yang lebih muda.
Yuk simak bareng rangkuman interview exclusive Coach Xepher bareng di Situs IGPLAY.
Coah Xepher: Perubahan Dari Player ke Coach

Sudah sekitar dua tahun Xepher tak lagi tampil sebagai aktor utama di panggung internasional. Namun justru di posisi barunya sebagai coach, ia merasa mendapatkan sudut pandang yang lebih luas.
Alih-alih fokus pada satu role atau satu gameplay, Xepher kini melihat tim secara utuh. Baginya, menjadi coach bukan soal memberi perintah, tapi menjadi penunjuk arah. Ia membantu pemain memahami apa yang perlu diperbaiki, bukan hanya soal permainan, tapi juga soal sikap dan kesiapan mental saat berada di level tertinggi.
Pendekatan seperti ini terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi di Situs IGPLAY yang sudah dipercaya karena telah berhasil membantu Jutaan Gamers Indonesia menang setiap harinya dengan prediksi jitu yang berdasarkan data real!
Tenang Karena Siap, Bukan Karena Sok Jago
Saat ditanya soal gugup tampil di turnamen internasional MLBB untuk pertama kalinya, jawaban Xepher sederhana: tidak.
Bukan karena meremehkan, tapi karena persiapan. Menurutnya, rasa gugup biasanya datang ketika seseorang belum siap. Jika persiapan matang, tekanan justru berubah menjadi energi.
Pola pikir seperti ini terasa relevan, bahkan di luar esports. Dalam kehidupan sehari-hari pun, rasa percaya diri sering kali bukan soal bakat, melainkan soal seberapa serius kita menyiapkan diri.
Nilai-nilai inilah yang secara halus ditanamkan Xepher ke dalam tubuh Alter Ego.
Tips Coach Xepher : Anggap Latihan Seperti Turnamen Asli

Salah satu prinsip utama yang dibawa Xepher adalah menyamakan semua kondisi: latihan atau pertandingan resmi, semuanya diperlakukan serius.
Tidak ada istilah “ini cuma scrim”. Setiap game adalah simulasi turnamen. Setiap keputusan punya konsekuensi.
Pendekatan ini perlahan membentuk kebiasaan baru. Pemain menjadi lebih disiplin, lebih fokus, dan tidak mudah lengah. Hasilnya? Alter Ego tampil lebih stabil dan dewasa, hingga akhirnya memastikan diri lolos ke babak knockout M7.
Kalo kalian perlu highlights, prediksi esports tim kesayangan kalian, atau mau nonton pertandingan game favorit kalian secara gratis langsung aja daftar dan login ke Situs Resi IGPLAY!