Kalau lo termasuk pemain Mobile Legends yang suka ngikutin perubahan sebelum semuanya dilempar ke server utama, ada satu update yang cukup menarik buat dipantau. Patch MLBB 2.2.22 kembali hadir di Test Server dengan sejumlah eksperimen balance yang menyentuh Xavier, Lunox, Hirara, Gloo, Rafaela, Kaja, sampai Battle Spell Sprint.
Update ini bukan sekadar urusan angka damage. Ada hero yang dibuat lebih responsif, ada skill yang sebagian buff-nya ditarik kembali, dan ada pula perubahan mekanik yang berpotensi mengubah cara sebuah hero dimainkan.
Biar paham ke mana arah meta bakalan bergeser, yuk kita bedah satu per satu di IGPLAY Game!
Patch MLBB 2.2.22 Masih Berstatus Test Server

Satu hal penting perlu digarisbawahi sejak awal: Patch MLBB 2.2.22 belum menjadi bagian dari server utama.
Perubahan yang muncul sekarang masih dalam tahap pengujian. Artinya, angka damage, cooldown, animasi, bahkan efek skill yang sudah tercatat masih bisa berubah sebelum akhirnya dirilis secara global. Laporan perubahan pada 18 September 2026 juga mencatat bahwa seluruh penyesuaian tersebut masih diuji di Test Server.
Jadi, jangan langsung panik kalau hero favorit lo tiba-tiba terlihat kena nerf. Test Server memang tempat developer mencoba berbagai kemungkinan sebelum menentukan versi balance final.
Xavier & Lunox: Bintang Utama di Patch MLBB 2.2.22
Sektor Midlane tampaknya bakal dapat penyegaran substansial. Dua mage berpengaruh, Xavier dan Lunox, mengantongi statistik positif yang berpotensi menaikkan pick rate mereka di rank papan atas.
Xavier Dapat Buff yang Terasa dari Gameplay
Xavier menjadi salah satu nama yang cukup menarik di Patch MLBB kali ini.
Menariknya, buff Xavier bukan berupa tambahan damage besar. Developer justru memangkas waktu animasi balik pada Skill 1 dan Skill 2 sebesar 50 persen.
Dalam skenario teamfight yang rame, delay animasi seakan jadi mimpi buruk yang bikin mage mudah diciduk assassin lawan. Berkurangnya durasi animasi ini bikin eksekusi kombo Xavier terasa jauh lebih instan. Lo bisa lempar skill lalu langsung re-positioning tanpa rasa ‘tersangkut’.
Lunox Kembali Mendapat Damage dari Ultimate
Kalau Xavier dibuat lebih cepat, Lunox mendapatkan sesuatu yang berbeda.
Pada ultimate Power of Chaos, damage terhadap musuh di sekitar Lunox setelah melakukan dash kembali dipulihkan. Perubahan tersebut mengembalikan sebagian fungsi ofensif yang sebelumnya sempat dihilangkan.
Buat pemain Lunox, perubahan ini cukup menarik karena ultimate bukan hanya digunakan sebagai alat repositioning atau masuk ke situasi tertentu.
Ada tambahan ancaman damage ketika Lunox masuk ke area lawan.
Secara sederhana, Lunox sekarang punya alasan lebih kuat untuk memanfaatkan momen ketika beberapa hero lawan berdiri berdekatan.
Hirara Kena Partial Rollback
Setelah sempat mendapatkan buff damage yang cukup signifikan pada versi sebelumnya, pengembang menilai performa Hirara agak berlebihan.
Detail Penyesuaian Skill 2 Hirara: Bonus damage Extra Physical Attack diturunkan dari 75% menjadi 65%.
Langkah partial rollback ini diambil demi menjaga stabilitas pertarungan agar power level Hirara tetap berada di batas wajar.
Gloo: Demage Berkurang, Sustain Meningkat
Gloo mendapatkan treatment unik yang mengubah gaya bermainnya dari burst initiator menjadi frontliner murni yang lebih tahan banting.
- Skill 1 (Nerf): Damage ledakan diturunkan dari 250–400 (+12% Extra HP) menjadi 230–380 (+11% Extra HP).
- Ultimate (Buff): Pemulihan HP dinaikkan dari yang semula flat 20% menjadi 20–30%.
Penyesuaian ini bikin Gloo sedikit kehilangan taring di early game, namun bakal makin menjengkelkan saat memasuki fase late game karena regen HP-nya yang deras.
Rafaela: Cooldown Skill 2 Diperpanjang
Sebagai salah satu support enabler paling stabil, keberadaan Rafaela kerap bikin lawan kerepotan karena rotasi spamming heal dan movement speed-nya.
- Skill 2 (Nerf): Cooldown dinaikkan dari 10,5–8,5 detik menjadi 11,5–10,5 detik.
- Basic Attack: Damage splash dari basic attack diubah tipenya menjadi Magic Damage.
Satu detik tambahan pada cooldown skill dua bakal sangat mempengaruhi tempo utility support ini dalam mengamankan objective maupun laning phase.
Perubahan Mekanik Kaja
Kaja tidak benar-benar masuk kategori buff atau nerf langsung. Justru Ultimate-nya mendapatkan perubahan mekanik yang cukup menarik.
- Terjadi sedikit penambahan delay sebelum ultimate benar-benar aktif mengikat lawan.
- Efek Baru: Target yang memiliki kekebalan Crowd Control (CC Immunity) tidak bisa lagi melarikan diri dari area efek ultimate Kaja setelah kemampuan tersebut berhasil terpicu.
Perubahan ini merupakan kabar buruk bagi hero-hero seperti Wanwan, Chou, atau Joy yang kerap memanfaatkan skill immune untuk lepas dari lockdown.
Battle Spell Sprint Punya Cooldown Lebih Pendek
Bukan cuma hero yang disentuh.
Battle Spell Sprint juga mendapatkan buff dengan cooldown yang dipangkas dari 100 detik menjadi 75 detik. Itu berarti ada pengurangan cooldown sebesar 25 detik.
Kalau perubahan ini bertahan sampai server utama, Sprint bakal lebih sering tersedia sepanjang pertandingan.
Pengurangan cooldown sebesar 25 detik pada Sprint diprediksi bakal menggeser popularitas flicker atau purify di beberapa lini. Hero marksman tanpa mekanisme escape bawaan kini punya akses mobilitas darurat yang lebih sering beroperasi.
Penyesuaian Gameplay di Patch MLBB 2.2.22
Kalau dilihat secara keseluruhan, Patch MLBB 2.2.22 tidak hanya bermain-main dengan angka.
Ada beberapa perubahan yang bisa langsung terasa dari gameplay:
- Xavier lebih responsif berkat pengurangan animasi balik.
- Lunox mendapatkan kembali damage area setelah dash dari ultimate.
- Hirara kehilangan sebagian scaling damage dari buff sebelumnya.
- Gloo lebih lemah dalam ledakan Skill 1, tetapi punya sustain ultimate lebih tinggi.
- Rafaela membutuhkan timing lebih disiplin karena cooldown Skill 2 bertambah.
- Kaja mendapat mekanik ultimate baru terhadap target dengan CC immunity.
- Sprint bisa digunakan lebih sering karena cooldown turun menjadi 75 detik.
Kalau lo adalah pemain yang cuma melihat patch dari sisi “siapa yang buff dan siapa yang nerf”, perubahan kali ini justru menarik untuk dibaca lebih dalam.
Pasalnya, Gloo dan Kaja menunjukkan bahwa satu perubahan tidak selalu berarti hero secara keseluruhan menjadi lebih kuat atau lebih lemah.
Kesalahan Umum Saat Membaca Update Test Server
Sering kali para player keliru mengambil kesimpulan begitu melihat catatan patch. Biar lo tidak terjebak fomo yang salah arah, hindari beberapa persepsi keliru berikut:
- Menganggap Perubahan Sudah Final: Catatan di Advance Server sifatnya dinamis. Angka-angka yang tertera bisa di-nerf atau di-buff ulang sesuai win rate harian uji coba.
- Langsung Menelantarkan Rafaela: Meski cooldown diperpanjang, utility Rafaela dalam memberikan vision dan slow tetap tak tergantikan di meta tertentu.
- Panik Mengganti Build Item: Fokus penyesuaian kali ini lebih dominan ke mekanik kit hero dan cooldown, bukan pembatasan statistik equipment.
Kesimpulan Update Patch MLBB di Test Server
atch MLBB 2.2.22 memperlihatkan bahwa proses balancing Mobile Legends masih terus berjalan.
Xavier mendapatkan peningkatan respons lewat animasi yang lebih cepat, sementara Lunox kembali memperoleh damage dari ultimate. Di sisi lain, Hirara kehilangan sebagian buff sebelumnya, Gloo mendapatkan kombinasi nerf dan buff, dan Rafaela harus beradaptasi dengan cooldown Skill 2 yang lebih panjang.
Kaja juga memperoleh perubahan mekanik yang bisa membuat interaksi ultimate-nya berbeda, sedangkan Sprint mendapat buff dengan cooldown 75 detik.
Yang paling penting, semua perubahan ini masih bersifat sementara. Patch 2.2.22 masih berada di Test Server dan dapat kembali disesuaikan sebelum masuk ke server utama.
Jadi kalau lo sekarang lagi mencoba Xavier, Lunox, Hirara, Gloo, Rafaela, atau Kaja, jangan cuma lihat angka di patch notes. Mainkan langsung, rasakan perubahan temponya, dan lihat apakah perubahan tersebut benar-benar mengubah cara hero itu bekerja di dalam pertandingan.
Pastiin selalu cek Website IGPLAY biar lo ga ketinggalan info gameplay & update meta terbaru!
Siap coba perubahan ini di Test Server? Atau lo lebih suka nunggu sampe versi final-nya rilis?