META MPL ID S18 lagi menarik buat dibahas karena hero yang kelihatan biasa di ranked bisa berubah total ketika masuk tangan pemain profesional. Kalau lo cuma melihat gameplay publik, mungkin ada beberapa nama yang terasa nggak masuk radar. Tapi begitu fase draft MPL dimulai, ceritanya bisa berbeda jauh.
Berdasarkan statistik Season 18 yang diperbarui hingga pertandingan terbaru, Hirara menjadi hero dengan pick terbanyak, yaitu 28 kali, diikuti Uranus 21 pick, Belerick 20 pick, Claude 19 pick, dan Brody 18 pick.
Data ini menarik karena kelima hero tersebut menawarkan fungsi yang berbeda. Jadi, apakah mereka benar-benar overpowered atau sebenarnya cuma power pick yang terlihat kuat karena strategi tim? Yuk simak selengkapnya di artikel IGPLAY kali ini.
5 Rekomendasi Hero Pro Player MPL ID S18

Kalau bicara soal META MPL ID S18, nama Hirara jelas nggak bisa dilewatkan.
Hirara tercatat sudah dimainkan 28 kali dengan win rate sekitar 54 persen berdasarkan data Season 18 yang tersedia. Angka tersebut membuatnya menjadi hero dengan jumlah pick tertinggi dalam statistik saat ini.
Yang membuat Hirara menarik bukan hanya damage. Hero ini punya mobilitas tinggi sehingga bisa masuk-keluar pertarungan dengan lebih fleksibel.
Di tangan pemain pro, kemampuan tersebut bisa dipakai untuk melakukan pressure sejak awal, mengganggu pergerakan lawan, sampai membuka peluang teamfight.
- Hirara, Sang Penguasa Mobilitas Tanpa Tanding
Hirara berada di puncak daftar hero paling sering dipick sepanjang MPL ID S18. Menariknya, popularitas Hirara bukan sekadar karena damage mentahnya yang sakit, melainkan fleksibilitasnya dalam membuka pertempuran tanpa risiko tereliminasi dengan mudah.
Dalam skema turnamen, micro execution Hirara memberikan tekanan (pressure) luar biasa kepada laner musuh. Kemampuan outplay-nya membuat tim bisa mengamankan objektif seperti Turtle atau Lord dengan jauh lebih tenang.
- Uranus, Benteng Berjalan Pengacau Tempo
Di urutan kedua, Uranus kembali mengukuhkan posisinya sebagai strategic power pick terbaik di EXP Lane. Menurut ulasan taktis dari Mineski Global, peran Uranus di panggung profesional sama sekali bukan untuk mencari kill count terbanyak.
Uranus ditugaskan untuk masuk ke area pertahanan lawan, menyerap damage, memotong gelombang minion, dan mencuri resource hutan musuh. Kehadirannya memaksa lawan membuang cooldown skill berharga, sehingga rekan satu tim Uranus bisa melakukan rotasi bebas tanpa hambatan.
- Belerick, Tank yang Menghukum Basic Attack
Belerick menjadi nama ketiga dengan 20 pick.
Kehadirannya memperlihatkan bahwa META MPL ID S18 tidak selalu soal tank yang bisa melakukan inisiasi spektakuler. Belerick punya fungsi berbeda: membuat lawan berpikir dua kali sebelum menghujani dirinya dengan serangan.
Pasif dan kemampuan defensifnya membuat Belerick cocok menghadapi komposisi yang mengandalkan physical DPS dan basic attack.
Ini membuatnya menarik sebagai punishment pick.
Tapi bukan berarti Belerick bisa dipasang ke semua komposisi. Ia tetap punya matchup yang kurang nyaman, terutama ketika berhadapan dengan poke jarak jauh, magic damage tertentu, atau sumber true damage.
Statistik Season 18 juga menunjukkan performanya cukup solid dengan 20 pick dan win rate sekitar 65 persen.
- Claude, Eksekutor Late Game
Berikutnya ada Claude dengan 19 pick.
Claude merupakan contoh sempurna bahwa hero populer di MPL tidak selalu berarti hero yang bisa berdiri sendiri. Kekuatan Claude sangat bergantung pada komposisi tim.
Alasan utamanya tentu potensi damage area yang sangat besar melalui Blazing Duet.
Masalahnya, Claude membutuhkan momen yang tepat untuk masuk. Kalau frontline belum membuka ruang atau lawan masih menyimpan skill penting, Claude bisa berubah dari mesin damage menjadi target empuk.
Karena itu, tim profesional biasanya tidak sekadar bertanya, “Claude kuat nggak?”
Pertanyaan sebenarnya adalah:
- Siapa yang membuka teamfight?
- Siapa yang melindungi Claude?
- Apakah lawan punya hero untuk mengganggu positioning?
- Seberapa aman Claude masuk ke tengah pertarungan?
Dengan 19 pick dan win rate sekitar 47 persen, statistik Claude juga memperlihatkan bahwa popularitas pick tidak otomatis berbanding lurus dengan kemenangan.
- Brody, Penekan Early Game dengan Tekanan Tinggi
Brody melengkapi lima besar dengan 18 pick.
Menariknya, win rate Brody dalam data Season 18 berada di kisaran 28 persen, jauh di bawah beberapa hero lain dalam daftar ini.
Lalu kenapa masih dipick?
Jawabannya ada pada tekanan early game.
Brody punya kemampuan memberikan damage besar sejak fase laning. Ia bisa membuat Gold Lane lawan tidak nyaman dan memaksa tim musuh menyesuaikan rotasi lebih cepat.
Dalam pertandingan profesional, keunggulan kecil di early game bisa berkembang menjadi kontrol objektif.
Jadi meskipun statistik kemenangan Brody belum impresif, karakteristiknya tetap relevan untuk komposisi tertentu.
Perbandingan Efektivitas Hero META MPL ID S18
Untuk mempermudah pemetaan hero saat kamu main di ranked, berikut ringkasan peran kelima hero tersebut:
Performa hero dapat berubah mengikuti patch, komposisi tim, matchup, serta strategi permainan yang digunakan.
Hirara dipakai karena mobilitas dan fleksibilitas. Uranus dipilih untuk merusak tempo lawan. Belerick menjadi counter terhadap komposisi tertentu.
Sementara Claude membutuhkan sinergi tim untuk memaksimalkan damage dan Brody menawarkan pressure sejak early game.
Artinya, META MPL ID S18 lebih banyak berbicara tentang fungsi daripada sekadar angka damage.
Inilah perbedaan terbesar antara ranked dan kompetitif.
Di ranked, pemain sering memilih hero karena nyaman digunakan atau sedang populer. Di MPL, satu hero bisa dipilih karena kemampuannya melengkapi empat hero lain dalam satu draft.
Kesalahan Pemain Ranked Saat Meniru META MPL
Banyak pemain ranked asal meniru draft panggung pro tanpa memahami fondasi strateginya.
Lihat pro player pakai Hirara, langsung beli dan masuk ranked. Hasilnya malah 2/8/3.
Bukan berarti heronya jelek.
Sebelum meniru META MPL ID S18, coba perhatikan beberapa hal:
- Pahami fungsi hero, bukan hanya build-nya.
- Pelajari matchup yang menguntungkan dan merugikan.
- Lihat komposisi tim, terutama untuk hero seperti Claude.
- Latih mekanik terlebih dahulu sebelum membawa hero ke ranked.
- Jangan memaksakan power pick kalau komposisi tim tidak mendukung.
META MPL ID S18 Bisa Berubah Kapan Saja
Satu hal yang perlu diingat: META kompetitif bukan sesuatu yang permanen.
Patch, hasil pertandingan, tren draft, hingga strategi counter bisa mengubah prioritas hero dalam waktu singkat. Statistik saat ini menunjukkan Hirara, Uranus, Belerick, Claude, dan Brody sebagai lima nama dengan pick tertinggi, tetapi peta META masih bisa bergerak seiring berjalannya Season 18.
Itulah kenapa mengikuti pertandingan MPL bukan cuma soal siapa yang menang.
Kalau diperhatikan lebih dalam, setiap draft sebenarnya sedang memperlihatkan bagaimana tim profesional memecahkan masalah di Land of Dawn.
Penguasaan Strategi Adalah Kunci Utama
META MPL ID S18 memperlihatkan bahwa hero paling populer belum tentu hero paling OP. Hirara, Uranus, Belerick, Claude, dan Brody punya kekuatan masing-masing, tetapi semuanya baru benar-benar bersinar ketika digunakan dalam komposisi dan strategi yang tepat.
Jadi, kalau lo mau membawa META MPL ke ranked, jangan cuma hafalkan nama heronya.
Pelajari kenapa hero tersebut dipilih, kapan harus digunakan, dan bagaimana cara menggabungkannya dengan hero lain.
Karena pada akhirnya, di Mobile Legends, hero bagus cuma sebagian dari permainan. Eksekusi, komunikasi, dan keputusan saat pertandingan tetap jadi pembeda terbesar.
Buat update META, berita esports, dan pembahasan game lainnya, pantengin terus IGPLAY.